9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece] - zonahobisaya.web.id 9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece] -->

9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Pasukan revolusi adalah organisasi yang dicap berbahaya oleh pemerintah dunia, dimana organisasi ini bertujuan untuk mengulingkan kekuasaan pemerintah dunia. Dan berikut ini beberapa fakta menarik tehnik kelompok pasukan revolusi.

Pemimpin

9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Pasukan revolusi dipimpin oleh Monkey D. Dragon yang merupakan anak dari Monkey D. Garp dan ayah dari Monkey D. Luffy. Dragon adalah kriminal paling di cari oleh pemerintah dunia dan dianggap sebagai orang paling berbahaya.

Para Komandan


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Pasukan revolusi membagi komandan pasukannya dalam 5 kategori yakni komandan East Blue yang dipimpin oleh Belo Betty, komandan West Blue yang dipimpin oleh Morley, komandan South Blue yang dipimpin oleh Lindberg, komandan North Blue yang dipimpin oleh Morley dan komandan Grandline yang dipimpin oleh Ivankov.

Bendera


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Sebagai suatu organisasi pasukan revolusi juga memiliki bendera atau simbol yang menunjukan identitas mereka, bendera pasukan revolusi pernah diperlihat dan selalu dibawa oleh salah satu komandan mereka yaitu Belo Betty

Sulit Ditemukan


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Pasukan ini juga menjadi organisasi yang sulit diketahui keberadaannya, itulah kenapa angkatan laut sulit menemukan lokasi pasukan ini. Dan jika mereka mengetahui tempat ini maka angkatan laut akan langsung menuju kesana dan menghancurkan markas serta menangkap orang orang yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Markas


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Markas pasukan revolusi sebelumnya berada di tempat bernama baltigo tempat ini seperti bebatuan dengan padang pasir yang cukup luas. Kini tempat tersebut telah dihancutkan oleh bajak laut yang dipimpinTeach.

Kuma


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Kuma yang saat ini telah menjadi budak Tenryubitto dan juga pernah menjadi shicibukai, merupakan salah satu orang yang pernah menjadi bagian dari organisasi pasukan revolusi, dan nampaknya masih ada misteri kenapa Kuma mau menjadi objek percobaan pemerintah dunia. Dan Dragon sendiri nampaknya tau mengenai alasan tersebut

Kamabanka


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Setelah kehancuran markas pasukan revolusi di pulau baltigo, mereka akhirnya memindahkan markas mereka ke pulau Kamabanka, tempat ini adalah tempat yang dipimpin oleh salah satu anggota organisasi yakni Ivankov.

Reverie


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Pasukan revolusi juga ikut bergerak dengan diadakannya pertemuan reverie di mariejoa tahun ini, Sabo mengatakan bahwa pertemuan reverie tahun ini akan dijadikan media bagi pasukan revolusi untuk menyatakan perang terhadap pemerintah dunia yang memimpin di mariejoa.

Berita Sabo


9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]

Kabar mengejutkan didapatkan oleh pasukan revolusi setelah pertemuan ini berakhir, karena Sabo yang merupakan salah satu petinggi pasukan revolusi dikatakan tewas di mariejoa, tentu saja hal ini sangat mengejutkan, sebab Sabo merupakan salah satu orang penting pada organisasi ini.

Baca Juga : 7 Fakta Karakter One Piece Lainnya

Note :

Kalian bisa copy paste artikel ini, namun jangan lupa sisipkan link sumber ya :)

Labels: Fakta One Piece

Thanks for reading 9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]. Please share...!

0 Komentar untuk "9 Fakta Pasukan Revolusi, Organisasi Berbahaya Dipimpin Dragon [One Piece]"

Sebagai bangsa Indonesia yang cerdas maka bijak dalam berkomentar ya

Back To Top