Arti Logo Kota Bima, Salah Satu Kota Di NTB Dengan Julukan Kota Tepian Air
Kota Bima adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, di bagian timur Pulau Sumbawa. Kota ini memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang perdagangan dan distribusi barang di kawasan timur Indonesia. Selain letaknya yang berada di pesisir Teluk Bima, kota ini juga memiliki pelabuhan penting dan menjadi pusat aktivitas ekonomi serta pemerintahan di wilayah sekitarnya.
Dari sisi budaya, Kota Bima memiliki warisan sejarah yang kaya karena pernah menjadi pusat Kesultanan Bima. Jejak sejarah ini masih terlihat dalam adat istiadat, pakaian tradisional seperti "rimpu", serta bangunan bersejarah seperti Istana Asi Mbojo. Masyarakat Bima juga dikenal menjaga bahasa dan tradisi mereka dengan kuat, menjadikan kota ini sebagai salah satu pusat budaya etnis Mbojo di Indonesia.
Di bidang pariwisata, Kota Bima menyimpan potensi alam yang indah dan belum banyak dijamah. Pantai, bukit, dan teluk menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari keindahan alam yang alami. Selain itu, sektor pertanian dan perikanan juga memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat, dengan komoditas unggulan seperti bawang merah, jagung, dan hasil laut. Kota ini menunjukkan keseimbangan antara kemajuan pembangunan dan pelestarian budaya lokal.
Dan berikut ini adalah Arti Logo Kota Bima
Arti Logo Kota Bima, Salah Satu Kota Di NTB Dengan Julukan Kota Tepian Air
Perisai melambangkan keseimbangan dalam kemudahan memberikan pelayanan, sebagai cerminan kemakmuran masyarakat Kota Bima.
Bintang bersudut lima melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa.
Kubah melambangkan masyarakat Kota Bima yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Rantai melambangkan keanekaragaman masyarakat Kota Bima yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan beragama.
Padi dan kapas melambangkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang menjadi harapan masyarakat Kota Bima.
17 mata rantai melambangkan tanggal 17.
8 bunga kapas melambangkan bulan Agustus.
45 bulir padi melambangkan tahun 1945.
Burung Garuda yang menghadap ke dua sisi melambangkan sistem sosial dan adat Kota Bima yang Bersendikan Sara-Sara Bersendi Kitabullah.
Segi delapan pada burung Garuda melambangkan sifat dan filosofi masyarakat Kota Bima yaitu Iman ro Taqwa yang berarti keimanan dan ketakwaan, Loa ro Tingi yang berarti keahlian dan keterampilan, Ruku ro Rawi yang berarti tingkah lakunya, Ilmu ro Bae Ade yang berarti ilmu pengetahuan, Londo ro Dou yang berarti asal usul keturunan, Hidi ro Toho yang berarti fisik dan mentalnya, dan Nggahi ro Eli yang berarti tutur katanya.
Hijau melambangkan kemakmuran.
Merah melambangkan keberanian.
Putih melambangkan kesucian.
Hitam melambangkan keteguhan.
Biru melambangkan kesetiaan.
Kuning melambangkan kejayaan.
Baca Juga : Arti Logo Kabupaten Badung
Baca Juga : Arti Logo Kota Jayapura
Baca Juga : Arti Lambang WA
Baca Juga : Arti Logo Kota Jayapura
Baca Juga : Arti Lambang WA
Itulah Arti Logo Kota Bima, jangan lupa berikan komentar ya :)
Note :
Jika Kalian ingin copy paste artikel ini jangan lupa untuk mencantumkan link sumbernya ya :)
Artikel terkait :

